Minggu, 15 Januari 2012

Sering kali kita menghadapi masalah hasil print out bergaris atau tidak muncul sama sekali. Hal ini sering dijumpai pada printer yang telah dimodifikasi dengan infus ataupun catridge telah di isi ulang (refill). Permasalahan ini muncul karena tinta infus atau tinta isi ulanga akan cenderung untuk lebih mudah mengering. Efeknya print head menjadi mampet.

Jangan bingung, untuk mengatasi hal ini beberapa tips sederhana bisa dilakukan.
1.  Cobalah melakukan pencegahan dengan tidak membiarkan printer tidak dipakai lebih dari satu minggu. Bahkan sebaiknya kalaupun tidak ada pekerjaan sama sekali, biasakan melakukan print test setiap dua hari sekali ataupun paling lambat satu minggu sekali. Printer yang tidak dipakai menyebabkan aliran tinta tidak lancar dan ujungnya head mengalami penyumbatan.
2. Apabila memang sudah tersumbat, jangan panik. Untuk langkah awal bagi yang  masih awam jangan coba-coba melepaskan head untuk di cleaning manual dengan air panas atau alkohol - resikonya terlalu besar. Mudahnya lakukan cleaning dengan software anda bisa cari di google dengan keyword: resetter, clean print head dll. Untuk printer Epson ada software yang sangat powerfull
Install program ini, dan dengan beberapakali click anda akan bisa melakukan hal-hal berikut ini:
1. Mengatasi print head yang mampet: masuk pada menu Head Cleaning, lakukan black head celaning, color head cleaning atau dengan jurus pamungkas Powerfull Cleaninng.
2.  Melakukan Reset Counter
3. Melakukan Reset Protection
4.  Mempertahankan/mengembalikan level tinta.

Memperbaiki Printer Epson Stylus Blinking


Sore itu, saya kedatangan printer rusak. Bermerk Epson Stylus C43 Series. Begitu saya hidupkan, lampu indikator (resume/penggulung kertas) kedap-kedip alias BLINKING berwarna merah. Terus terang selama menangani Epson jenis ini, belum ada yang blinking. Biasanya lampu indikator resume berwarna merah tidak berkedip atau tidak blinking. Tapi kali ini blinking. Bingung juga sih awalnya. Kalau tidak blingking sih, mudah saja. Di reset saja cartridgenya atau diganti cartridge yang dianggap rusak.

Jika tombol resume berwarna merah tanpa berkedip, cukup reset cartridge atau diganti dengan cartridge yang baru. Biasanya jika seperti ini, yang saya lakukan:
  • Hidupkan printer, biarkan saja lampu tombol resume menyala berwarna merah
  • Hubungkan printer ke port LPT ke CPU, maka sistem windows akan mendeteksi (found new hardware), di cancel saja
  • Masukkan CD Driver printer, maka CD Driver tsb akan auto running / auto setup.
  • Next – Next, dan Next sampai Finish
Untuk jenis printer Epson ini, untuk ke tengahkan cartridge, kita membutuhkan driver. Tidak seperti HP atau Canon, cukup membuka penutup printer, maka cartridge otomatis akan ke tengah (tidak perlu driver). Bisa saja dengan sedikit memasukkan jari-jari tangan kita untuk menarik cartridge epson agar ke tengah, tapi cara ini tidak dianjurkan, karena jika tidak biasa atau tidak hati-hati, maka mekanik yang menahan cartrige akan patah. Kalau sudah begini, makin rusak printer dan makin pusing memperbaikinya. Satu masalah belum selesai, datang masalah lain.
  • Setelah posisi cartridge di tengah. Cabut cartridge, reset dengan alat reset (Resetter). Dulu sekitar 2 – 3 tahun yang lalu, resetter ini saya beli dengan harga Rp 45.000,-
  • Biarkan lampu indikator pada resetter berkedip berwarma merah, sampai berubah warna kuning/hijau (stabil / tidak berkedip).
  • Kalau sudah selesai, pasang lagi cartridge tsb, biarkan software driver printer bekerja sampai finish.
  • Kalau sukses, maka warna merah tanpa kedip pada tombol resume, akan hilang.
  • Printer siap bekerja lagi.



Alat Resetter

Kalau sekarang khan tombol resume nya menyala berwarna merah dan BERKEDIP / BLINKING. Bagaimana nih...? Karena kalau blinking begini, saya coba ke tengahkan cartridgenya melalui driver, printer tidak respon. Berarti tidak bisa dilakukan seperti biasanya saya mereset cartridge epson.
  • Saya matikan printer epson tsb, cabut semua kabel, baik kabel data LPT mapun kabel powernya.
  • Dengan hati-hati saya bongkar printer tsb, sehingga tampaklah bagian dalam printer tsb.
  • Saya lihat di bagian belakang sebelah kiri, ada kapas tebal penampung tinta buangan.
  • Dengan obeng minus tipis dan tang obeng julung / moncong panjang, saya ambil kapas-kapas tsb.
  • Ada 4 lapis kapas yang besar persegi panjang dan 1 kapas kecil berbentuk kotak.
  • Cuci bersih kapas-kapas tsb sebersih-bersihnya.
  • Keringkan dan pasang lagi ke tempatnya (bagian belakang kiri)
  • Tempat parkir cartridge (posisi depan kiri), kalau perlu dibersihkan juga. Bisa cukup dengan menggunakan tisu bersih.
  • Hidupkan printer dan hubungkan lagi kabel data LPT printer ke CPU.
  • Posisi printer masih tetap blinking.
  • Install SSC Service Utility
  • Kalau sudah, jalankan SSC Service Utility tsb





  • Klik Kanan Mouse Tray Icon SSC Service Utility
  • Pilih Protection Counter
  • Klik Reset protection counter
  • Klik Clear counter overflow
  • Sekilas tampak mata, tidak ada respon apa-apa pada printer. Saya fikir tidak berhasil.
  • Saya matikan printer dan saya hidupkan lagi.
  • Ternyata Tombol Resume tetap menyala merah, tapi tidak blinking (BLINKING nya hilang).
Melihat seperti itu, berarti Cartridge perlu direset nih. Untuk mereset cartridge nya kita bisa menggunakan SSC Service Utility atau Reset Cartridge dengan alat resetter. Pada posisi lampu merah tidak blinking, driver bisa kita gunakan untuk ke tengahkan cartridge.

Akhirnya setelah proses reset cartridge selesai. Printer Epson C43 tsb siap dikerjain oleh pemiliknya lagi, yaitu nge print dokumen sebanyak-banyaknya.

INFO TAMBAHAN
  • Jangan me-reset protection counter, jika Anda belum membersihkan tanki dan kapas tinta buangan. Karena jika tinta pada tanki buangan tumpah/banjir akan membuat Head printer rusak.
  • Blinking sebenarnya adalah peringatan dini dari printer Epson tsb dengan mengaktifkan Protection Counter yang memberitahu bahwa tinta buangan dalam tanki pembuangan sudah penuh. Jika tidak ada pemberitahuan ini, maka tanki pembuangan akan terus terisi dan penuh ketika proses head cleaning berlangsung, dan akan terus membanjiri printer dan kemungkinan printer akan rusak total.

Cara Memperbaiki Printer Epson T11

Bagaimana cara memperbaiki printer Epson t11 yang hasil printnya ngeblok warna warni? Printer Epson T11 ini kalau dibuat ngeprint hasilnya bukan tulisan tapi ada beberapa baris yg berubah menjadi blok warna warni dan tulisannya hilang. Kerusakan ngeblok warna warni di atas disebabkan oleh kabel data yg rusak atau putus tapi putusnya nggak kasat mata. Jadi kalau ada kerusakan seperti diatas ganti aja kabel data headnya.

Memperbaiki Printer T11

Artikel yang bermanfaat ini saya dapat dari http://ekohasan.blogspot.com penulisnya mas Eko Supriyanto. Semoga mas Eko gak keberatan saya sharing artikelnya disini hehe… Oke langsung saja kita simak tulisan beliau.

Cara Memperbaiki Printer Epson T11 yang kerusakannya adalah kalau ngeprint hasilnya bukan tulisan tapi malah blok warna warni. mau tahu cara servisenya ...? Indikasi kerusakan :
Printer epson T11 ini kalau dibuat ngeprint hasilnya bukan tulisan tapi ada beberapa baris yg berubah menjadi blok warna warni dan tulisannya hilang .....
Merawat Printer Epson T11
Cara Service Printer Epson T11 Hasil Print Ngeblok :

Bongkar Printer Epson T11 anda dengan membuka 2 sekrup dibelakang, 3 kait didepan, 1 kait dikanan kiri dan 3 kait dibelakang printer.

Kerusakan ngeblok warna warni di atas disebabkan oleh kabel data yg rusak atau putus tapi putusnya nggak kasat mata. Jadi kalau ada kerusakan seperti diatas ganti aja kabel data headnya ...

Ambil kabel Headnya, berikut urutan gambarnya :
Memperbaiki Printer Epson T11
1. Lepas sabuk karet headnya
2. Lepas pengunci sabuk karet head
3. Lepas Sekrupnya
4. Lepas Sekrupnya
5. Lepas Sekrupnya
6. Lepas Sekrupnya
7. Lepas Sekrupnya
8. Ambil Motornya dengan melepas kedua sekrupnya.
9. Ambil head printernya dengan menariknya ke samping kanan kita.

Kemudian ambil kabel data headnya :
cara Memperbaiki Printer epsonT11
cara Memperbaiki EpsonT11
Memperbaiki Epson T11 terbaru
1. Cabut kabel head dari board printer
2. Cabut kabel dari head printer.

1 komentar:

  1. Great post...thanks for the reminder to blog about the everyday things that people want to read. As a real estate agent, I too struggle with what to blog about. Thanks!

    Printhead911

    BalasHapus